2012!

2012!

New year!
New hope!
New definition of relationship!
New salary! (yeay! :p)
New friends!
New upcoming bestfriends wedding!
New projects!
New holiday plans! *fingercrossed*

Happy New Year, guys! :)

 

Advertisements

Ngobrol Sore

Terus mau gimana lanjutnya, Ndut?

Ya, gimana, gw maunya sih tetep bareng-bareng, atau seenggaknya jalanin yang ada dulu walaupun statusnya bukan pasangan lagi. Gw mau punya momen sama dia cil. Selama gw jadian sama dia, kita berdua long distance, padahal gw bukan setahun dua tahun sayang sama dia. Lo tau sendiri, udah tujuh tahun. Kalau nikah udah punya anak lucu kali gw.

Yeee..ngarep loo, hahahaa..

Masalah beda agama, masalah klise yang akan terus ada sepanjang zaman. Tapi sejatinya gw merasa gw ga pernah sayang sama orang kayak gw sayang sama dia. Gw ga pernah segelisah ini sama orang lain, gw merasa ga kenal sama diri gw sendiri.

Yes, sejauh pertemanan gw sama lo, lo ga pernah seposesif ini sama pasangan, bahkan sejujurnya belum pernah lo posesif, Cuma labil aja sih.

Nah lo sendiri gimana?

Gw? At least kalo masalah agama itu bentuknya prinsipil, nah kalo gw…masalah terusiknya hati seseorang karena dipicu jarak, tanpa campur tangan orang ketiga secara langsung. Sejauh yang gw tau, hati ini masih berdiri di sebelah hatinya dia. Merasa masih berdampingan sejalan, tapi gada yang tau kedepannya gimana. Ada dan gada orang baru pun masih sulit berpaling.

Iya, padahal  gw sendiri pun sadar kalo si abang itu ga ganteng, ahahahaaa..

Hahahaaa..

*Dan dua sahabat itu saling menumpahkan isi hati masing-masing sampai larut, ditemani  alunan musik, irisan-irisan salmon sashimi, dan edamame.*

Midyear Magic?

Segala sesuatu yang dimulai dengan baik selalu berakhir baik pula…kata orang sih.

Kenyataannya, ya kita sendiri yang bisa nentuin, kalau mau diakhiri dengan jelek ya pasti mudah juga.

Serem rasanya kalo kita bisa tau apa yang ada dalam pikiran seseorang, pacar, adik, kakak, suami, bahkan orangtua sekalipun. Tuhan Yang menciptakan benak manusia hanya untuk ruang privasi diri adalah sesuatu yang sudah Ia pikirkan, dengan sangat matang, dan penuh kasih sayang tentunya. Subhanallah.

Midyear 2011, ada sesuatu yang menarik di situ.

Perubahan, sudah pasti.

Sedih, mungkin sulit untuk dijelaskan.

Lega, karena adanya sebuah kejujuran.

Senang, karena masih bisa tersenyum.

Gamang, ya namanya juga perempuan di (almost) quarter life (loh?).

Harapan, setiap manusia harus punya dong, kalo engga mau dibawa kemana semua pekerja stress di Jakarta ini, hahaa..

Ada sesuatu yang hilang padahal sebenarnya kalo dilihat tidak begitu terasa..oh ya dikoreksi, tidak begitu terasa di orang lain. Somehow, life is unfair but we still believe in those words : “keep on tryin’ and you will survive”.

Perasaan simpang siur yang saya rasakan saat ini saya serap dengan sangat baik, dan mendefinisikannya dengan “hey kamu, coba deh dipikir-pikir ulang, kamu itu beruntung, punya pekerjaan yang baik, ibu yang baik dan pintar masak (ini penting, beneran), teman yang ajaib tapi sangat meneduhkan, dan tabungan yang walaupun belum bisa buat beli rumah sendiri tapi cukup untuk membiayai kosan dan short trip ke pantai atau gunung terdekat, hehee..” walaupun keadaan hati mungkin beda perkara, tapi yaa….harusnya gada tapi.

Sejujurnya saya gak sabar menantikan Desember, end of this year. Karena di sana nanti semua akan lebih jelas, dalam segala aspek, sangat jelas. We’ll see, semoga ini baik, Insya Allah.

Dan sampai Desember tiba, mulai midyear ini saya akan coba lebih bersabar, yah kalo bisa dibilang sih itu salah satu keunggulan saya, bersabar, hahaa..dan siapa tau ada kejutan setelah midyear ini, kejutan menyenangkan, siapa yang tau? Tuhan dong (lah malah ngeyel sendiri) *ngakak*

#failedbangetdehdramanya

Baiklah, mari kita lanjut meeting ke PI, udah ditunggu.. Selamat sore!

Perempuan Paruh Baya Yang Berduka

Niat mengantar nenek saya ke rumah sakit disambut tangisan seorang perempuan paruh baya di depan ruang instalasi gawat darurat. Entah sudah berapa lama dia berada di sana, terduduk di sebuah kursi roda, meratap, dan menatap kosong. Sepanjang siang saya berada di sana, sepanjang itu pula dia menangis meraung-raung tak berdaya tatkala mengingat bahwa raga yang terkasih sudah tak menyatu lagi dengan rohnya.

Meski kita tak saling mengenal, saya hanya ingin katakan bahwa saya sungguh turut berbelasungkawa. Semoga yang terkasih beristirahat dengan tenang.

The Boy and The Apple Tree

Recently got an email and when I first read it, there’s no doubt for me to share to all of you guys.

Such a great and wonderful story, sadly we often forget it.

-The Boy and The Apple Tree-

a long time ago, there was a huge tree. It loved a little boy very much. The boy loved to come and play around it everyday. He climbed to the treetop. Ate the apples. Take a nap under the shadow. He loved the tree and the tree was so happy.

Time went by..

One day, the boy came back to the tree.

The tree :  “come and play with me”.

The boy : “I am no longer a kid, I don’t play around tree anymore. I want toys, I need money to buy them.”

The tree : “Sorry, but I don’t have money. But you can pick all of my apples and sell them. So, you will have money.”

The boy was so exited. He grabbed all of the apples on the tree and left happily. The tree was happy. But the boy never came back after picked the apples. The tree was sad.

One day, the boy who turn into a man returned and the tree was excited,

The tree : “Come and play with me.”

The man : “I don’t have time to play. I have to work for my family. We need a house for shelter. Can you help me?”

The tree : “Sorry, but I don’t have any house. But you can chop off my branches to build your house.”

So the man cut off the branches and left happily. The tree was glad to see him happy but the man never came back since then. The tree was again lonely and sad.

One hot summer day, the man returned and the tree was delighted,

The tree : “Come and play with me.”

The man : “I am getting old. I want to go sailing to relax myself. Can you give a boat?”

The tree : “Use my trunk to build your boat. You can sail far away and be happy.”

So the man cut the tree trunk to make a boat. He went sailing and never showed up for a long time. The tree was happy but it wasn’t the true.

Finally the man returned after many years.

The tree : “Sorry my boy, but I don’t have anything for you anymore. No more apples for you.”

The man : “No problem, I don’t have any teeth to bite.”

The tree : “No more trunk for you to climb on.”

The man : “I am too old for that now.”

The tree : “I really can’t give you anything..the only thing left is my dying roots.”

The tree said it with tears.

The man : “I don’t need much now, just a place to rest. I’m tired after all these years.”

The tree : “Good! old tree roots are the best place to lean on and rest. Come, come sit down with me and rest.”

The man sat down and the tree was glad and smiled with tears..

Everybody has an apple tree in his life and they are your parents!!

No matter how busy you are, share some time with parents.

 

Past is Experience. Present is Experiments. Future is Expectations.

Use your experience in your experiments to achieve your expectations.

 

Bagaimana Kepribadianmu?

beberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke satu situs yang katanya bisa menjelaskan bagaimana kepribadian kita, iseng-iseng pengen tau dan memang (lagi) gada kerjaan..hehe

and here are my results :
You are Silver Lion, whose facial expression is always gentle.

You are a carefree person, and gives an impression of understanding person.

Nevertheless, you can be precise and obstinate, the side of the personality that you don’t show often.

You are also a person with pure mind.

You may put yourself aside and do someone a service instead.

You are an independent minded person.

Even if you face a difficult situation, you will not ask others for help, and try to overcome it on your own.

Person with this kind of character tend to stay youthful in mind and in body, no matter how old they get.

Even if you get old in age, you will ride out the situation with your energy.

You tend to be strict on rank relationship.

When you are a subordinate, you will give credit to your boss, and once you yourself become a boss to someone, you ask for the same.

You also think high of authority, and therefore you obey the instructions from your boss.

You respect common sense and order, and will not accept business that does not follow the rules of the society.

Although you can take on matters with rock-steady stance, you are actually competitive person.

If you can not achieve a respectable result, you tend to stop trying, and give up.

You lack sixth sense, so you are not so suited to do gambling.

You are a person who goes for security.

Some of the results are true, hehe.. saya memang jarang sekali mau berjudi dalam kehidupan, entah karena terbiasa hidup mengikuti aturan umum atau memang hanya ingin bermain aman biar terhindar dari masalah. Pernah dulu waktu SMA pengen nyoba ikutan bolos, tapi dasar emang ga dikasi restu sama yang di-Atas, pas hari-H malah pulang cepet soalnya guru-guru pada rapat, haha..

Kalo menurut saya pribadi, yang bisa menilai secara keseluruhan justru orang-orang di sekitar, yang sehari-hari melihat dan menilai. Kadang kita menolak kalo ada seseorang yang tiba-tiba berani bicara langsung ke kita tentang sikap kita (biasanya kalo pendapatnya bersifat negatif sih), tapi setelah beberapa kali ikut psikotes entah kenapa saya merasa kalo penilaian orang lain itu penting, penilaian yang bisa membuat kita memperbaiki diri sedikit demi sedikit. Gak bikin jati diri kita ilang kok, cuman meminimalisir yang negatif (malah kalo bisa menghilangkan), misalnya membuat si A yang kurang berani jadi lebih percaya diri.  Walaupun ada orang yang bilang “peduli amat sama omongan orang!”, saya yakin omongan-omongan orang pasti dia pikirin juga meski enggan mengakui. Jadi untuk bisa jujur sama orang lain, akan lebih mudah kalo kita mulai dengan jujur sama diri sendiri dulu, susah terkadang tapi worth to try kok, percaya deh.

Dan jangan kira karena saya ngomong kayak gitu di atas berarti saya sudah mahir, saya juga masih level beginner, masih terus berusaha :’)

Untuk keluarga, sahabat, dan kesayangan saya, menurut kalian gimana, sudah sesuai belum penilaian diatas tentang saya? :’P

ps: you can check your own personality and characteristic here