Remembering You

Pukul 23:55

Dan masih belum bisa tidur.

Kalau hari biasanya saya belum tidur karena nonton televisi atau membaca novel, kali ini lain. Sungguh sangat lain. Malam ini saya sulit memejamkan mata karena jujur saja mata ini perih, sedikit sembab karena habis menangis. Saya baru saja kehilangan sahabat, senior, atau mungkin lebih tepatnya seorang kakak (teteh-red). Setelah seminggu dalam kondisi koma di rumah sakit, ternyata ia tak mampu lagi bertahan dan Allah memutuskan untuk memanggilnya.

Masih terngiang Jumat malam minggu kemarin kami bersenda gurau, bercanda karena ia memang begitu periang, ceplas ceplos apa adanya.

Rasanya begitu cepat.

Tapi saya sadar bahwa semua sudah ditentukan dari awal oleh Yang Kuasa.

 

Our last pic together. She’s the one who holding Haira. She loves babies :)

The death of someone we know always reminds us that we are still alive – perhaps for some purpose which we ought to re-examine.Β  ~Mignon McLaughlin, The Neurotic’s Notebook, 1960

 

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Selamat jalan ya teh, semoga Allah menerima amal ibadah teteh dan melapangkan jalan teteh ke surga. Gak ada yang bisa saya berikan untuk teteh selain doa. ”

ps: we’ll be missing you badly :(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s